Laut dan Kenangan
Laut, mengapa kamu begitu indah? suara ombak yang damai, hembusan angin yang merdu, dan senja yang cantik seperti dirinya. Aku hampir setiap minggu datang ke laut, hanya untuk menghilangkan rindu. Aku bersimpuh di bibir pantai, membiarkan pasir menyentuh jemariku, sembari menikmati keindahanmu.
Aku menyimpan banyak kenangan bersamamu. Dulu, aku tak pernah datang sendiri. Selalu ada seseorang di sampingku, seseorang yang begitu spesial bagiku.
"Wah, angin laut selalu segar ya! boleh fotoin aku di sana?." Katanya riang.
Aku tersenyum.
"Kamu minta apapun bakal aku kasih."
Haha, mengingatnya lagi terasa begitu menggemaskan. Aku ingin masa itu terulang. Aku ingin dia di sini, tertawa bersamaku. Tapi aku tahu, itu tidak akan terjadi. Karena dirinya, sudah hilang, ditelan semesta.
Aku menyayanginya, tapi mungkin semesta lebih menyayanginya. Jika memang tak bisa bersama selamanya, setidaknya aku berterima kasih karena semesta pernah mempertemukan kami walau hanya sebentar.
— Cintaku hanya abadi untukmu, Kanaya.
0 Komentar:
Posting Komentar