Tempat Aneh
Karya: Dhia Silmi
Kelas: 8e
Suatu hari Luna pulang sekolah dengan kondisi badannya tak berdaya karena hari ini disekolah sangat melelahkan.
"Uhh nyebelin banget hari inii mending tidur ah." Ia pun tidur sambil membantingkan dirinya ke kasur.
Luna tertidur pulas sampai ia terbangun di satu tempat aneh. Luna membuka matanya ia terkejut karena pakaiannya sudah berubah ia tadinya menggunakan pakaian sekolah tapi sekarang menjadi gaun putih kecil dan rambut blonde nya yang di pita, ia terbangun diatas rerumputan dan sandaran pohon.
"Apa yang terjadi? dimana aku?." Tanya dirinya dengan kaget dan kebingungan.
"Hei kamu sepertinya bukan dari daerah sini nona." Ucap salah satu pria asing yang berada di depan Luna.
"EH EH SIAPA KAMU? JANGAN SENTUH AKU." Ucap Luna dengan keras.
Pria itu hanya tertawa kecil dan berkata.
"Nona aku bukan orang jahat aku hanya penjaga kebun ayo ikut aku kita temui raja maka kamu akan tau jawabannya." Pria itu berjalan sedikit demi sedikit.
Luna mengiyakan lalu ia mengikuti pria itu, mereka menyusuri banyak tempat dari mulai danau, kebun, bahkan hutan yang gelap. Setelah beberapa lama akhirnya mereka sampai dikerajaan.
"Masuklah nona aku akan pergi kembali bekerja." Ucap pria itu lalu pergi.
"Eh tunggu dulu siapa namamu? agar aku mengingatnya." Tanya Luna.
Pria itu menoleh ke arah Luna.
"Namaku Riven nona."
"Aku Luna terimakasih sudah mengantarkan diriku." Ucap Luna dengan membungkuk sebagai rasa hormat.
Pria itu pergi akhirnya Luna memberanikan diri masuk kedalam kerajaan itu, saat Luna memasukinya disana terlihat raja yang sedang duduk dan beberapa pegawai di kerajaan itu mereka semua memandang luna dengan aneh seolah olah belum menemuinya.
"Akhirnya kamu datang Luna." Ucap raja.
"B-bagaimana kamu tahu namaku?." Tanya Luna dengan penasaran.
Raja itu hanya tersenyum dan berkata.
" Pergilah ke hutan kegelapan disana kamu akan mengetahui jawabannya mengapa kamu bangun disini, tapi berhati hatilah karena ada sosok penjaga disana hanya orang tertentu yang bisa melewatinya." Ucap raja itu meyakinkan pada Luna.
"Dimana hutan kegelapan itu?." Tanya Luna.
"Hutan kegelapan ada di samping kiri kerajaan ini."
Luna langsung pergi tanpa mengatakan apapun lagi, ia mengikuti jalan sesuai yang diperintahkan oleh raja. Ia begitu terkagum-kagum karena ia belum pernah melihat tempat itu sebelumnya, tanpa basa basi akhirnya Luna memasuki dan menelusuri hutan itu ia merasa ada seseorang yang memperhatikan dirinya tapi ia tidak melihat siapapun, tiba tiba saja muncul sosok berbadan besar dan tinggi dihadapannya.
"Siapa yang berani memasuki hutan ini?." Ucap sosok itu.
"Akuuu." Jawab luna dengan santai.
"Apa tujuanmu?." Tanya sosok itu.
"Aku hanya mencari ketenangan."
"Kau tidak takut padaku?." Tanya sosok itu dengan kebingungan.
"Mengapa harus takut?." Jawab Luna.
"Kau!." Jawab sosok itu dengan tegas.
"Apa? kamu mau ikut denganku?." Tanya Luna tanpa rasa takut.
Sosok itu hanya bisa kebingungan dan bertanya-tanya.
"Hei nona, disaat yang lain takut kepadaku kamu bisa bisanya santai."
"Memangnya aku punya salah apa denganmu sehingga aku harus ketakutan? sudahlah aku ingin mencari ketenangan selamat tinggal , oh ya kalungmu bagus." Ucap Luna lalu pergi.
Sosok itu ingin mencegah Luna pergi tapi ia menyadari sekarang bahwa dirinya adalah sosok misterius jadi salah besar kalau dia penasaran, tapi rasa penasarannya yang besar tak bisa ditahan akhirnya sosok itu mengikuti Luna dengan udara samar samar.
0 Komentar:
Posting Komentar